Scientific Risk Diagnostic • #1Supermentor

Tes Profil Risiko & Blueprint Alokasi Aset

Apa itu Profil Risiko? Sederhananya, profil risiko adalah "seberapa kuat detak jantung dan ketahanan mental Anda saat melihat uang Anda naik atau turun." Investasi bukan soal mencari imbal hasil paling tinggi, melainkan menemukan kendaraan finansial yang membuat Anda bisa tidur nyenyak di malam hari sekaligus memastikan tujuan masa depan tetap tercapai.
Jawab 5 Pertanyaan Diagnostik Berikut:
1. Berapa lama horizon waktu investasi yang Anda rencanakan sebelum dana ini dicairkan?
2. Jika portofolio investasi Anda turun 15% dalam 3 bulan akibat koreksi pasar, apa reaksi Anda?
3. Pilihan mana yang paling menggambarkan ekspektasi keuntungan dan risiko Anda?
4. Bagaimana kondisi dana darurat dan arus kas (cash flow) bulanan Anda saat ini?
5. Seberapa berpengalaman Anda dalam instrumen investasi berbasis ekuitas/saham/reksa dana?
Profil Risiko Anda

Moderat (Balanced Growth)

Ekspektasi Imbal Hasil Ideal: 8% – 11% / thn

Anda menginginkan pertumbuhan aset di atas inflasi namun tetap menjaga batas penurunan nilai yang wajar. Mampu menerima fluktuasi jangka menengah demi hasil jangka panjang.

Rekomendasi Alokasi Aset Ideal (Berdasarkan Modern Portfolio Theory):
Pasar Uang & Kas
20%
Obligasi / Sukuk Ritel
40%
Saham / Indeks Ekuitas
40%
Kurva Proyeksi Akumulasi Aset Relatif (Jangka Waktu 5 Tahun):
Thn 1Thn 3Thn 5
Apa Rencana Keuangan yang Sedang Anda Persiapkan?

Gunakan profil risiko yang telah Anda peroleh di atas untuk mengukur kebutuhan dana riil:

RETIREMENT BLUEPRINT

Dana Hari Tua / Pensiun

Hitung biaya hidup pensiun impian di Bali, Jogja, atau Garut. Pastikan Anda pensiun mandiri tanpa merepotkan anak cucu.

Rancang Dana Hari Tua →
EDUCATION ARCHITECT

Dana Pendidikan S1 Anak

Simulasikan biaya kuliah masa depan di Indonesia, Singapura, Australia, atau UK lengkap dengan inflasi pendidikan.

Hitung Dana Pendidikan S1 →
Landasan Keilmuan & Sumber Referensi:
1. Modern Portfolio Theory (MPT) — Harry Markowitz (Nobel Memorial Prize in Economic Sciences, 1990) mengenai alokasi aset terdiversifikasi dan korelasi risiko-imbal hasil.
2. Financial Risk Tolerance Assessment — Dr. John E. Grable & Dr. Ruth H. Lytton (Journal of Financial Counseling and Planning) sebagai dasar perancangan kuesioner psikometrik toleransi risiko.
3. Financial Planning Standards Board (FPSB) & CFP Board — Standar praktik Financial Need Analysis (FNA) dan penentuan alokasi portofolio berdasarkan horizon waktu.